Keluhan-keluhan soal influencer sering keluar dari pemilik brand atau agency. Jangan sampai niatnya untung eh jadi buntung karena salah cara pas pilih influencer. Contohnya kamu pernah gak dengar celotehan berikut ini? Kalau iya, berarti kita satu tim, nih, Velas!

“Kita pakai influencer udah habis ratusan juta nih, kok salesnya masih belum ngangkat?”

“Ini yakin influencernya bisa boost salesnya kita?”

Pakai si X kok interaksinya dikit banget ya? Worth it gaksih?”

Kamu tau enggak sih sebenarnya wajar banget kata-kata ini keluar dari pemilik brand ataupun agency. Gimana engga coba, udah capek-capek bikin brief, keluarin ratusan juta tapi hasilnya masih gitu-gitu aja.

Influencer marketing memang saat ini jadi salah satu metode pemasaran yang cukup efektif dipakai oleh berbagai brand. Eits, tapi tunggu dulu dalam aplikasinya tidak semudah itu lho untuk pilih influencer yang tepat untuk brand kamu. Yuk intip beberapa tips dari Visuels.id untuk pilih influencer yang sesuai sama brand kamu.

  • Tentukan goals yang ingin dicapai 
cara pilih influencer

Goals buat marketing influencer itu beda-beda loh, Velas! Kamu mau awareness? Engagement? Atau ke Conversion sales? Atau mau 3-3 nya? Bisa banget! Semua goals juga bisa disesuaikan sama budget marketing kamu.

Yuk simak diagram disamping.

Dari sini keliatan banget kan perbedaannya? Kalau sebenarnya Macro influencer, micro dan bahkan Nano influencer punya peranan yang beda-beda untuk brand kamu. Kamu bisa combine ke 3 nya dan menentukan porsi masing-masing sesuai dengan goals yang kamu tetapkan.

Mau lebih dominan buat cari conversion sales? Pilihan yang lebih tepat adalah menggunakan micro/nano influencer.

  • Goal nya udah dapet nih, terus gimana cara pilih influencernya?

Oke ini screening tahap 1 ya, kamu tulis aja sebanyak-banyaknya influencer yang menurut kamu cocok untuk merepresentasikan brand kamu. Gampang banget caranya! Tinggal jawab pertanyaan di bawah ini dan sesuaikan dengan influencer yang kamu mau.

  1. Biasanya influencer ini review produk apa aja sih?
  2. Sudah pernah kerja sama dengan brand mana saja?
  3. Kamu mau hard selling? Atau soft selling? Liat feeds nya pelan-pelan ya, karena gaya masing-masing influencer beda-beda lho.
  4. Target market kamu siapa nih? Premium brand atau mass product?
  5. Kamu boleh cek juga kompetitor brandmu, apakah pernah menggunakan influencer yang ingin kamu pakai? Poin ini opsi saja ya, beberapa brand khususnya kosmetik biasanya menggunakan beberapa influencer yang sama dengan kompetitornya untuk mempromosikan produk mereka. Kamu bisa menggunakan opsi ini sebagai bahan pertimbanganmu. 
  • Seberapa besar sih pengaruh dia ke audiencenya?

Jangan khawatir, beberapa tools gratis ini bisa kasih tau kamu seberapa berpengaruhnya dia buat audiencenya.

  1. https://phlanx.com/
  2. https://kicksta.co/instagram-engagement-calculator
  3. https://www.tanke.fr/en/instagram-engagement-rate-calculator-2/
  • Buat brief yang sesuai dengan kebutuhan brandmu.

Sebentar lagi Harbolnas nih, kira-kira mau buat campaign apa ya?”

Nah… mumpung kamu masih punya waktu, persiapkan campaignmu dari sekarang ya berdasarkan goals yang ingin kamu capai. Kamu bisa pakai hari-hari besar tertentu untuk membuat campaign, atau bisa juga menjalankan campaignmu sendiri.

Gampang banget kan ternyata, cuma ikutin 4 step di atas sekarang buat cara gampang pilih influencer marketing jadi lebih mudah kan?

Sekarang Visuels.id juga punya Digital Creator Community lho. Didalamnya tergabung berbagai influencer marketing juga.  Selengkapnya kamu bisa click link berikut ya : https://www.instagram.com/visuels.management/