Kalian pernah membuat konten sosial media untuk brand kalian, tapi hasilnya tidak sesuai target? Mungkin beberapa konten kalian dianggap tidak relevan oleh followers. Kenapa bisa? Berdasarkan Sprout Social, 45% konsumen akan meng-unfollow suatu brand di social media untuk alasan konten yang tidak relevan.

Supaya bisa membuat konten sosial media yang lebih relevan, kalian boleh coba ikuti beberapa cara ini:

  • Social Media listening

Social Media listening dan monitoring ini sangat penting dalam proses pemasaran melalui social media. Social Media listening dan monitoring ini sangat penting dalam proses pemasaran melalui social media. Melakukan social listening artinya brand mencoba untuk membaca tren yang sedang bermunculan di media. Tentunya tidak hanya berhenti pada tren saja tapi juga bagaimana sebuah brand bisa menyesuaikan tren pada target marketnya.

  • Every Social Media account is Different

Kalian pasti sering mendengar kata algoritma. Algoritma adalah sebuah sistem dari social media untuk mengatur postingan yang ditunjukkan kepada pengguna sesuai relevansinya. Jadi, algoritma untuk setiap social media tentu akan berbeda tergantung dari karakter pengguna di setiap social media. Jadi, kamu perlu memberikan treatment yang berbeda untuk setiap akun sosial media.

  • Create your Target Market

Hootsuite dalam Digital Trends Report 2022, mencatat bahwa pengguna media social di seluruh dunia sudah mencapai lebih dari 4,64 miliar orang. Dengan begitu banyaknya pengguna social media tentu saja membuat sebuah brand harus membuat target market yang jelas dan detail untuk memperkuat karakter dari brand dan stand out di antara brand lain.

  • Engage with your customers!

64% konsumen ingin agar sebuah brand dapat berkomunikasi dengan konsumennya (Sprout Social). Sosial media jadi jembatan untuk brand kalian berkomunikasi dengan konsumen, maka jaga keaktifan di social media dengan membuat konten yang sesuai dengan target market. Kalian juga bisa berinteraksi dengan menjawab pertanyaan mereka dan menanyakan hal-hal yang membuat mereka tertarik.

  • Social Media Planning

Perencanaan ini sebenarnya bertujuan untuk membantu brand mengukur sejauh mana social media marketing akan dilaksanakan baik itu biaya yang dibutuhkan serta untuk mengukur bagaimana sebuah strategi berjalan di social media. Selain itu, juga digunakan untuk membandingkan setiap sosial media yang digunakan sehingga dapat mengetahui cara yang paling efektif.

Nah, hal-hal yang terlihat sederhana ini jangan sampai terlewat ya dalam membuat konten media sosial. Supaya kamu bisa memasarkan brand atau produkmu dengan lebih optimal dan meningkatkan penjualan!

Source: Sprout Social & Hootsuite