Pasti kamu sering dong menonton review suatu produk dari para influencer? Biasanya hal semacam itu kita sebut sebagai endorsement, tetapi sekarang bisa banget untuk take the review to the next level! Buat brand-brand besar, Instagram Takeover bisa jadi cara baru naikin engagement bisnis.

Sebenarnya apa itu Instagram Takeover? Mudahnya, Instagram Takeover adalah kondisi ketika seorang influencer mengambil alih akun Instagram brand untuk sementara waktu dengan tujuan meningkatkan brand awareness sekaligus engagement.


Enggak hanya sebatas itu, Gary Vaynerchuk pernah bilang kalau Instagram Takeover ini kayak simbiosis mutualisme, karena brand dan influencer berpotensi mendapatkan audiens baru. Tanpa berlama-lama, here’s the reasons why you need to consider more about Instagram Takeover!

  • Reach and Grow More Audience

Hal satu ini memang jadi alasan kenapa Instagram Takeover punya pengaruh besar. Kolaborasi antara brand dengan influencer dapat menarik banyak audiens baru. Bahkan, peningkatan audiensnya bisa sangat signifikan.

Ajaib, Pevita & Iqbaal

Sebagai contoh, semenjak Iqbaal Ramadhan, Pevita Pearce, dan Ghozali jadi brand ambassador dari Ajaib. Mereka bertiga sering banget muncul di Instastory atau Live Instagram Ajaib.

Nah, ini bikin platform Ajaib lebih dilirik orang terutama oleh penggemar mereka yang masih muda. Belum lagi ditambah dengan giveaway dari brand. Audiens baru jadi makin semangat, deh!

  • New Fresh Content

Karena sudah sering berkecimpung di media sosial, biasanya para influencer punya banyak ide baru saat melakukan Instagram Takeover. Ditambah lagi, influencer paham mengenai audiens karena sudah sering berkomunikasi dengan followers-nya. Influencer pun punya kesempatan untuk membagikan cerita secara eksklusif dan langsung kepada audiens.

  • Credibility and Trust

Racun dari influencer sering mendatangkan keuntungan bagi brand. Banyak pengguna media sosial lebih percaya suatu produk jika sudah digunakan oleh influencer favorit mereka.

Tasya Farasya

Untuk membangun kredibilitas dan kepercayaan calon konsumen, apabila brand ingin pakai strategi Instagram Takeover ada baiknya  memilih influencer yang sesuai dengan niche produk.

Sebagai contoh, Tasya Farasya selalu bikin followers-nya keracunan untuk menggunakan produk beauty yang di review.

  • Engagement Booster

Instagram Takeover sering dijadikan special event oleh kebanyakan brand. Strategi ini cocok untuk digunakan ketika brand meluncurkan produk ataupun melakukan campaign secara besar-besaran.

Erigo dan infuencer di New York

Masih ingat bagaimana pertama kali hebohnya Erigo jadi brand Indonesia yang terpampang di New York Times Square? Hampir seluruh perhatian masyarakat jatuh ke Erigo.

Belum lagi ditambah keseruan antara Erigo dan para influencer yang ikut. Ini menghasilkan engagement yang cukup tinggi.

Walaupun banyak sekali manfaat dari strategi Instagram Takeover, brand perlu siapkan budget lebih untuk berkolaborasi dengan influencer. Nah, apakah menurut kalian strategi ini efektif untuk digunakan oleh brand?

Untuk optimize social media marketing bisnis kamu, baca juga: Accelerate your Social Media Game with These Tricks

Source: theshelf, kledo & hootsuite.